expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

July 6, 2016

DISTORSI


Aku berjalan mengitari sebuah dunia yang kumengerti (sendiri). Entah sudah berapa lama aku menikmati (atau mungkin terjebak) dalam fana. Dunia yang memang aku sendiri yang mengerti. Sejauh ini baik-baik saja. Namun, kali ini aku mencoba bermain. Bermain dengan sebuah realita. Rutinitas, prioritas dan popularitas. Tiga kata yang biasa kusebut realita. Kuucapkan sekali lagi, itu realita. Tanpa sadar aku tertawa, keras sekali. Tahukah engkau bagaimana rasanya?