January 21, 2017

MY WISHES


Tulisan ini aku dedikasikan untuk orangtuaku tercinta.

Mungkin bagi kebanyakan orang, ulang tahun adalah momen yang paling berharga. Tak munafik, aku pun juga berfikir demikian. Namun kali ini aku merasakan sesuatu yang agak berbeda bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Entahlah, aku merasa penambahan usiaku
tak semenarik dulu. Menginjak 21 dan tahun depan lagi bertambah satu begitu seterusnya sampai yang di Atas menghendaki. Mungkin sadar bertambah tua kali ya. Haha, miris memang. Tapi kali ini, aku menyadari sesuatu. Ulang tahun itu bukan momenku.

Dimana ada ucapan ulang tahun, disitu pasti ada wishes. Dan kebanyakan wishes itu berbunyi "Wish you all the best." Haha. Entah karena bingung mau ngasih doa apa atau karena malas mencari kata-kata, yang jelas mereka sudah ada niat untuk mengucapkan. Lucu memang. Tapi jujur, aku senang dengan itu semua walaupun kebanyakan cuma copy paste. Hanya berharap doa yang ditujukan padaku, juga kembali ke mereka. Jujur, itu yang membuat orang sepertiku merasa damai.

Dari sekian banyak ucapan yang aku terima, aku hanya meneteskan air mata pada satu ucapan. Lebai memang, haha. Dan lain tidak bukan adalah dari orangtuaku. Tapi aku gak bilang ke mereka, gengsi bro. Aku merasa ulang tahunku ini momen kedua orangtuaku. Aku masih berpikir, aku adalah anak yang paling beruntung di dunia. Punya Ibuk yang sangat baik dan sabar karena telah melahirkan orang yang super keras kepala sepertiku. Tak tahu diri memang. Tapi di ulang tahunku ini, aku sungguh berterimakasih kepada Ibukku yang super. Terimakasih buk, karena engkau telah melahirkanku ke dunia ini sehingga aku tumbuh menjadi orang yang punya mimpi dan ambisi. Untuk Bapak juga, terimakasih telah mendidik dan memberi kebebasan kepadaku. Walaupun wajah Anda garang, tapi aku akui Anda edan. Haha. Terimakasih telah mendukungku dan terus memotivasiku di segala kondisi.

Wishesku tahun ini,semoga Bapak dan Ibuk panjang umur dan sehat selalu sampai Fanny bisa ngebahagiain Bapak sama Ibuk nanti lebih dan lebih. Sampai Fanny bisa balikin kasih sayang yang udah Bapak dan Ibuk berikan ke Fanny lebih dan lebih. Sampai Fanny bisa mempersembahkan hal yang paling diinginkan Bapak dan Ibuk nanti lebih dan lebih. Terimakasih untuk semua yang Bapak dan Ibuk berikan. Jujur sampai saat ini Fanny belum bisa totally be perfect woman, but i'll try to be perfect daughter for you. Terimakasih untuk selalu ada saat Fanny sedih walaupun Fanny gak pernah bilang. Terimakasih buat selalu mendengarkan ocehan gak jelas saat di rumah. Terimakasih selalu support Fanny di segala kondisi. Maaf untuk semester ini Fanny gak pulang dulu. Bukannya gak kangen, tapi Fanny cuma ingin jadi orang yang lebih berguna aja. Pengen bisa usaha dan survive sendiri. Karena Fanny cuma pengen nyeritain kabar gembira aja buat Bapak dan Ibuk. And prove that their little daughter is growing up now. Terimakasih, terimakasih dan terimakasih. See you in the next semester.

NB: And the last thanks for this video, you totally made my day had a greatest price :)

video
 .

No comments:

Post a Comment

Thanks for your comments!